SEKRETARIS DAERAH

Populer

Suara Anda

Dokumen

  • [27 Oktober 2014] -
  • [27 Oktober 2014] -
  • [23 Oktober 2014] - BAB II
  • [23 Oktober 2014] - BAB I
  • [22 Oktober 2014] - PERATURAN DAERAH KABUPATEN LANDAK NOMOR 3 TAHUN 2012 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN DAERAH KABUPAT
  • [22 Oktober 2014] - COVER
  • [22 Oktober 2014] - BAB IV PENUTUP
  • [22 Oktober 2014] - PENGUKURAN KINERJA
  • [22 Oktober 2014] - BAB II
  • [20 Oktober 2014] - BAB IV

LINK TERKAIT

Kabupaten Landak Siap Terapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Jumat, 12 Oktober 2018 - 23:49:36 WIB
Diposting oleh : Administrator | Kategori: Daerah - Dibaca: 683 kali


NGABANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Landak menyatakan siap menerapkan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang saat ini tinggal menunggu tanda tangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Kesiapan tersebut disampaikan Bupati Landak Karolin Margret Natasa di sela rangkaian peringatan HUT ke-19 Kabupaten Landak yang dipusatkan di Ngabang, Jumat (12/10/2018). "Sejak saya menjabat sebagai bupati, kita langsung menerapkan non tunai. Kemudian terkait dengan pengadaan barang dan jasa juga sudah ada e-catalog sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Karolin. Untuk e-bugeting, sistem keuangan daerah yang saat ini juga sudah online dan tinggal melengkapi. "Sistem ini dimintakan oleh pemerintah dalam upaya untuk meningkatkan transparansi, kemudian memperbaiki perencanaan, dan tentu untuk akuntabilitas pemerintah daerah," ungkapnya.

Meski demikian, sebut Karolin, saat ini pihaknya juga sedang mempersiapkan e-planning. Sebelum dirinya menjabat sebagai bupati, kepala daerah terdahulu juga sudah memiliki rencana ke sana namun belum dieksekusi. "Dan, kami sedang dalam proses melengkapi, yang belum tinggal e-planning. Lainnya sudah sistem elektronik dan siap untuk online," sambung Karolin. Karolin menambahkan, sistem elektronik tersebut diterapkan oleh masing-masing bagian, sehingga terkadang menyulitkan dalam hal koordinasi. Misalnya, e-planning di Bappeda dan e-budgeting di keuangan daerah, keduanya ditangani oleh SKPD yang berbeda. "Ini kan kandang-kadang koordinasinya susah, oleh karena itu harus pada level pimpinan yang menyatukan," jelasnya. "Oleh karena itu sekarang yang di Bappeda-nya ya yang sedang kita benahi, sehingga nanti menjadi satu sistem yang terhubung mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan pengawasan itu semua connected dengan sistem elektronik dan dapat diakses siapa saja," paparnya. Memasuki usianya yang ke-19 tahun, sambung Karolin, Kabupaten Landak yang dibentuk dengan cita-cita terus berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan pelayanan umum. Sebagai kabupaten baru, tentu masih banyak kekurangan. "Sebagai kabupaten yang baru, tentu harus banyak belajar juga dengan kabupaten lain yang telah lebih dulu dan lebih tua," katanya
Oleh karena itu, Karolin meminta kerja sama dari masyarakat dan aparatur pemerintah untuk bersama-sama membangun Kabupaten Landak. "Kita sama-sama meningkatkan kualitas pelayanan di Kabupaten Landak," tutupnya.


Komentar

  • sangat menarik dan informatif terus update artikel terbarunya sangat menarik dan informatif terus update artikel terbarunya sangat menarik dan informatif terus update artikel terbarunya sangat menarik dan informatif terus update artikel terbarunya

Tambah Komentar

Nama (required)

eMail (required)

Comment (required)

Masukkan 6 kode diatas (required)


 

  • [11 April 2010] ~ Anak yang mengalami gangguan tidur, cenderung memakai obat2an dan alkohol berlebih saat dewasa.

Minggu,21/07/2019